Dalam suasana duka yang mendalam, Pengurus dan anggota PGRI Kabupaten Sumba Timur bersama PGRI Cabang Kota Waingapu, PGRI Cabang Kambera, serta PGRI Ranting SMP Negeri 3 Waingapu melayat ke rumah duka Almarhum P. Ndjobu, pensiunan guru sekaligus mantan kepala sekolah yang dikenal luas atas pengabdian dan keteladanannya dalam dunia pendidikan.
Almarhum meninggal dunia pada 30 Oktober 2025 dalam usia 85 tahun. Beliau lahir pada 14 Maret 1940 dan telah menorehkan jejak pengabdian luar biasa selama 32 tahun sebagai Kepala Sekolah pada Sekolah Teknik Negeri Waingapu, yang kini dikenal sebagai SMP Negeri 3 Waingapu.

Sepanjang masa tugasnya, Almarhum P. Ndjobu dikenal sebagai sosok pendidik yang tegas, disiplin, rendah hati, dan memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Sumba Timur. Banyak murid dan rekan sejawat yang mengenangnya sebagai figur pemimpin pendidikan yang berwibawa dan penuh kasih.
Kehadiran jajaran PGRI Kabupaten Sumba Timur di rumah duka merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas organisasi terhadap sesama guru, baik yang masih aktif maupun yang telah pensiun. Melalui kegiatan melayat bersama ini, PGRI ingin menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan rasa kekeluargaan antaranggota akan terus dijaga, sebagai bagian dari nilai luhur profesi guru.




Rencananya, upacara pengebumian akan dilaksanakan secara organisasi PGRI, pada waktu yang akan ditentukan oleh pihak keluarga. Dalam prosesi tersebut, PGRI akan turut memberikan penghormatan terakhir kepada Almarhum sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan dedikasinya yang besar terhadap dunia pendidikan.
Ketua PGRI Kabupaten Sumba Timur, Bapak Melkianus Dju Rohi, S.Pd., M.Hum., menyampaikan rasa duka yang mendalam dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian panjang Almarhum P. Ndjobu.
“Almarhum P. Ndjobu adalah sosok guru dan pemimpin yang telah menorehkan sejarah panjang dalam dunia pendidikan di Sumba Timur. PGRI hadir bukan hanya untuk melayat, tetapi untuk memberikan penghormatan kepada seorang pendidik sejati yang telah mendedikasikan hidupnya demi mencerdaskan generasi bangsa,” ujar Bapak Melkianus Dju Rohi.
Beliau menambahkan, semangat dan teladan Almarhum akan terus hidup dalam diri para guru penerus yang kini melanjutkan perjuangan mencerdaskan anak-anak bangsa.
Selamat jalan, Bapak P. Ndjobu. Terima kasih atas pengabdian dan keteladananmu. Namamu akan selalu dikenang dalam perjalanan pendidikan Sumba Timur.
Sumber Berita:
Humas PGRI Kabupaten Sumba Timur
Dokumentasi: PGRI Cabang Kota Waingapu, Cabang Kambera, dan Ranting SMP Negeri 3 Waingapu
Tanggal Kegiatan: 1 November 2025
Editor: Tim Media PGRI Sumba Timur
